APINDO Karawang Dorong Ekonomi Digital dan UMKM Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
APINDO Karawang Dorong Ekonomi Digital dan UMKM Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
Kolaborasi pemerintah, dunia usaha, UMKM, dan pelaku ekonomi digital dinilai menjadi kunci memperkuat daya saing serta membuka peluang ekonomi baru di Kabupaten Karawang.
KARAWANG — Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Karawang mendorong penguatan kolaborasi antara dunia usaha, pelaku UMKM, pemerintah daerah, dan sektor ekonomi digital sebagai langkah strategis memperkuat perekonomian lokal.
Dorongan tersebut mengemuka dalam kegiatan MOTEKAR Preneur 393 yang berlangsung di Lapangan Karangpawitan, Kabupaten Karawang, Sabtu sore (5/9/2026). Kegiatan ini mempertemukan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, Forkopimda, organisasi dunia usaha, pelaku UMKM hingga masyarakat.
Salah satu yang mendapat perhatian dalam kegiatan tersebut adalah kehadiran GOKAR (Go Karawang). Aplikasi transportasi online yang dikembangkan oleh putra daerah Karawang itu hadir bersama Founder GOKAR Syuhada Wisastra, jajaran manajemen, serta para driver.
Kehadiran GOKAR bahkan mendapat apresiasi langsung dari Bupati Karawang saat menyapa Syuhada di tengah kegiatan.
“Ini ada dari GOKAR, Go Karawang. Terima kasih Pak Syuhada. GOKAR ya, bukan Gojek ini, GOKAR,” ujar Bupati Karawang.
Ajakan Bupati untuk memberikan semangat kepada GOKAR kemudian disambut antusias oleh peserta dengan seruan, “Hidup GOKAR!”
APINDO: Kolaborasi Jadi Kunci
Ketua APINDO Karawang menilai perkembangan ekonomi daerah tidak dapat hanya mengandalkan satu sektor. Kolaborasi antara industri, UMKM, teknologi, dan pemerintah perlu terus diperkuat agar memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kami melihat bahwa kolaborasi antara dunia usaha, UMKM dan ekonomi digital merupakan peluang besar untuk memperkuat perekonomian Karawang. Setiap potensi dan inovasi dari pelaku usaha lokal perlu diberikan ruang untuk berkembang dan terhubung dengan ekosistem ekonomi yang lebih luas,” ujar Ketua APINDO Karawang.
Menurutnya, perkembangan teknologi harus dapat dimanfaatkan untuk memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha, khususnya UMKM.
Digitalisasi dapat membantu UMKM memperluas pemasaran, meningkatkan efisiensi, memperkenalkan produk kepada konsumen yang lebih luas, sekaligus menciptakan pola kerja sama baru dengan berbagai sektor usaha.
“Yang paling penting adalah bagaimana kolaborasi tersebut menghasilkan manfaat nyata. UMKM harus semakin kuat, dunia usaha semakin berkembang, dan masyarakat mendapatkan lebih banyak peluang ekonomi,” katanya.
GOKAR Perkuat Kolaborasi dengan UMKM
Founder GOKAR Syuhada Wisastra mengatakan, kehadiran GOKAR dalam MOTEKAR Preneur 393 menjadi momentum untuk memperkenalkan lebih luas karya putra daerah sekaligus memperkuat kerja sama dengan UMKM Karawang.
“Bagi kami, kegiatan ini bukan sekadar menghadiri bazar. Ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi GOKAR dengan UMKM Karawang,” ujar Syuhada.
Menurut Syuhada, GOKAR ke depan tidak ingin hanya dikenal sebagai aplikasi transportasi online. GOKAR juga diharapkan dapat menjadi bagian dari ekosistem ekonomi digital yang memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal.
“Kami ingin seluruh masyarakat Karawang mengetahui bahwa ada aplikasi transportasi online milik putra daerah Karawang, yaitu GOKAR. Kami ingin karya ini bisa digunakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Ia berharap masyarakat dapat memberikan dukungan terhadap karya dan inovasi yang lahir dari Karawang.
“Kalau ada karya anak daerah yang hadir untuk masyarakat Karawang, tentu kami berharap masyarakat ikut mendukung, menggunakan dan bersama-sama membesarkannya,” ujar Syuhada.
Dunia Usaha dan UMKM Perlu Terus Bersinergi
APINDO Karawang menilai penguatan UMKM menjadi bagian penting dalam membangun struktur ekonomi daerah yang lebih inklusif.
Karawang selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan industri utama di Jawa Barat. Namun, potensi ekonomi daerah juga perlu diperkuat melalui pengembangan UMKM, ekonomi kreatif, jasa, perdagangan, dan inovasi berbasis teknologi.
Karena itu, keterhubungan antara pelaku industri dengan UMKM menjadi penting. UMKM tidak hanya diposisikan sebagai sektor ekonomi masyarakat, tetapi juga sebagai bagian dari rantai pasok dan ekosistem bisnis yang memiliki peluang untuk berkembang lebih besar.
Kehadiran berbagai organisasi dunia usaha dalam MOTEKAR Preneur 393, termasuk APINDO Karawang, KADIN Karawang dan HIPMI Karawang, menjadi bagian dari semangat membangun komunikasi dan sinergi antar-pelaku ekonomi.
MOTEKAR Jadi Momentum Penguatan Ekonomi Lokal
MOTEKAR Preneur 393 juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kewirausahaan dan kolaborasi di Kabupaten Karawang.
Semangat Maju, Optimis, Tangguh, Efektif, Kolaboratif, Adaptif dan Responsif dinilai relevan dengan tantangan dunia usaha yang terus berubah akibat perkembangan teknologi dan dinamika ekonomi.
APINDO Karawang berharap kolaborasi yang telah terbangun tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat dilanjutkan melalui program-program konkret yang memberikan manfaat bagi dunia usaha dan masyarakat.
“Kami berharap momentum seperti ini dapat terus dikembangkan menjadi kerja sama yang konkret. Dunia usaha membutuhkan ekosistem yang sehat, UMKM membutuhkan akses dan pendampingan, sementara masyarakat membutuhkan kesempatan ekonomi. Ketiganya harus kita hubungkan melalui kolaborasi,” tegas Ketua APINDO Karawang.
Komitmen APINDO Karawang
APINDO Karawang berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari upaya membangun iklim usaha yang kondusif, produktif, inklusif, dan berdaya saing. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi pengusaha, pelaku UMKM, sektor industri, serta ekonomi digital diharapkan mampu menciptakan lebih banyak peluang usaha dan lapangan kerja sekaligus memperkuat posisi Karawang sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat.
APINDO Karawang — Bersama Membangun Dunia Usaha, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi, dan Memperkuat Karawang.
